Monday, March 8, 2010

Chiel the Guinea Pig is AMAZINGLY recovering


 Chiel dengan gejala scurvy (malas bergerak, nafsu makan berkurang) tidak diantisipasi dengan baik.

Chiel yang sakit sejak hampir 3  minggu yang lalu mulai menunjukkan gejala-gejala membaik. Dia mulai nafsu makan lagi walaupun masih tidak selahap dan sebanyak si Peter, namun dia sudah aktif makan. Hal ini dapat dilihat dari hasil produksinya berupa poop yang mulai banyak dan bentuknya lebih besar. Saat krisis, poopnya berbentuk lebih kecil, kurus kering. Walaupun sama-sama berwarna hitam, namun poop seekor Guinea Pig yang sehat lebih segar dan bulat lonjong besar.

Berat badan Peter (Guinea Pig jantan 2,5 bulan sehat = 350 gram)
Berat badan Chiel (Guinea Pig betina 2,5 bulan sakit = 225 gram)

Pengobatan yang dilakukan:
Vitamin C Candyvit C 50-100mg per hari.

Vitamin B1 Enervon C, 10-20ml per hari.
Diberikan 2-4x sehari. (mengingat banyak juga yang terbuang saat disuapin, kemungkinan tidak seluruhnya 100mg vitamin C ataupun 20ml vitamin B1 terserap tubuhnya.) Hal ini disebabkan saat menyuapi makanan dengan menggunakan syringe, banyak yang berceceran. Ditambah lagi Chiel merupakan Guinea Pig yang keras kepala, berontak saat dicekokin makanan apalagi vitamin.

Perkembangan kondisi:
Chiel mulai bisa merangkak, walaupun kalau jatuh telentang, dia masih tidak bisa bangun sendiri. Kalau dibedirikan, dia bisa berjalan pincang-pincang maju sedikit. 2 kaki belakang menunjukkan adanya tenaga. 1 kaki depan masih ditekuk, menunjukkan masih lumpuh. Luka berdarah di 1 kaki depan dan 1 kaki belakang (penyebab kemungkinan besar digigitin sendiri). Pencegahan kaki digigitin kembali dengan mengolesi kakinya dengan minyak tawon.

Kaki mulai bertenaga, mata sayu dan belekkan berkurang


It's down, it's fun, Yo!

Monday, March 1, 2010

My Guinea Pig got a new hidey and new cage in progresses.

 Peter and Chiel berbagi 1 karton bekas susu Indomilk. Ini kandang dalam kondisi habis perang dunia ke-2. Super berantakan.






Peter dan Chiel sembunyi di dalam terowongan bekas botol Aqua. Kandangnya baru dari ember dialasi kertas koran. 





Peter sembunyi di dalam dus susu. Kalau sembunyi begini, pantatnya masih kelihatan loh di belakang. Hohohoho... Ini masih pake batu zeolit.





Nah, ketika dikasih hidey yang murah meriah dari baskom (Rp 7000,-), dibandingkan dengan hidey yang dijual di petshop bisa Rp50.000,-. Peter bisa loncat ke atas batanya. Ini pertama kalinya saya melihat dia loncat cukup tinggi, bahkan tiduran di sana. Kain Fleece juga berfungsi dengan baik, bisa bertahan sampai 5 hari. Setiap hari cukup mengkuas poop saja 2x. Patut diketahui, peter tidak pernah poop di dalam hideynya. Dia benar-benar menjaga kebersihan di dalam tempat tidurnya. Wuihh!!!





Wuih, setelah dapat Aquarium yang lebih besar, si Peter the Guinea Pig lebih sering popcorning (lari-lari senang kayak kesurupan). Dia naik turun bata bahkan naik ke atas bata yang dijadikan pemberat hideynya. Memang benar kalau kandang lebih besar, membersihkannya juga lebih jarang. Peter sekarang terlatih sendiri untuk poop di ujung tempat dia makan saja. Paling hanya tercecer sedikit poop di tempat lain.





 Ini hidey si Peter the Guinea Pig, dia langsung mencoba masuk ke dalam dan tidur rebahan, bahkan kalau sangat santai dia tidur dengan memejamkan matanya. Ini dia kaget tiba-tiba ada kamera datang. Sorry, ganggu tidur siangnya, Pete.  Hehehehe...



It's down, it's fun, Yo!

My Guinea Pig is very sick

Chiel, guinea pig saya mengalami scurvy (kekurangan vitamin C) yang cukup parah. Kakinya menekuk, kalau digerakkan akan teriak kesakitan. Semakin hari semakin lumpuh, tidak bisa berjalan, jika saya telentangkan Chiel, dia tidak bisa berbalik badan sendiri. 


 Chiel sewaktu sehat (usia 1 bulanan)

Keterlambatan mendeteksi penyakit ini memang sangat saya sesalkan. Awalnya terlihat Chiel yang lincah ini menjadi semakin pendiam dan nafsu makan berkurang. Bila temannya berlari-lari di kandang, Chiel hanya duduk diam di tempat.

Sebenarnya bukan tidak ada tindakan yang diberikan pada Chiel. Beberapa kali sudah diberikan perasan air jeruk langsung, tapi tidak ada tanda-tanda dia membaik. Sampai akhirnya satu per satu kakinya lumpuh, baru saya memutuskan memberikan vitamin C 50gram setiap hari yang diberikan sehari 2 kali per 25mg. Dan tambahan vitamin B untuk menambah nafsu makannya. Vitamin B terlihat cukup efektif membuatnya mau makan, walaupun dalam kadar yang sangat sedikit. Berat badan Chiel sejak sakit adalah 210gram dan sampai 2 minggu kemudian masih tetap seberat itu. Cukup kurus untuk seekor guinea pig yang berusia 2 bulanan. Sementara temannya Peter, Guiena Pig yang sehat sudah mencapai berat 270gram.


 Chiel lumpuh (usia 2 bulanan)

Dalam 2 minggu lebih perjuangan hidup Chiel sangat kuat, sehingga saya pun sangat tidak tega membuangnya begitu saja. Setiap hari Chiel diberi vitamin C dan vitamin B serta disuapi makanan supaya dia membaik. Yang lebih mengharukan lagi ketika Chiel (bercicit) memanggil orang di rumah yang lewat di depannya, dia meminta disuapi makanan. Makanan yang diterimanya saat ini adalah pelet (beberapa butir saja sehari), jagung (2 potong kecil) dan wortel (1-2 potong kecil), setiap hari kurang lebih takaran yang dimakannya hanya segitu. Andai Chiel bisa makan lebih banyak, mungkin dia akan lebih cepat sembuh. Entah berapa waktu yang diperlukan seekor guinea pig untuk sembuh dari Scurvy, atau mungkinkah bisa sembuh???


It's down, it's fun, Yo!